Rabu, 01 Agustus 2018

Inilah Potensi Desa Ambat


POTENSI DESA AMBAT, KECAMATAN TLANAKAN, KABUPATEN BANGKALAN

Krisis air yang menjadi penghambat keberlangsungan hidup warga Desa Ambat adalah PR penting untuk kita semua. Krisis air juga kerap kali menjadikan lahan kering dan menjadi alasan sulitnya mengembangkan usaha pertanian yang menjadi pekerjaan umum warga setempat. Menelik perihal potensi desa, desa Ambat termasuk desa
yang belum memiliki potensi yang menonjol.

Di musim kemarau, seringkali terjadi gagal panen dalam semua jenis tanaman yang mereka tanam, seperti Tembakau, jagung, dan singkong. Sedangkan mata pencaharian penduduk yang dominan di Desa Ambat adalah bercocok tanam. Akhirnya hal tersebut mengharuskan warga Desa Ambat memilih beralih profesi. Ada yang menjadi pekerja di Pabrik Garindo, ada yang menjadi nelayan (bagian daerah pesisir), ada pula yang memilih merantau keluar kota dan keluar negeri.

Pemerintahan setempat pun merasa keliyengan menghadapi semua kekurangan potensi desa yang menjadikan PR besar untuk kebaikan desa kedepannya. Menurut mas Deri potensi desa tiap dusun pun tidak semua sama, “Kalo warga Laok Sabeh rata-rata banyak yang melaut, cukuplah ketimbang kami warga Duko yang mayoritas petani dan harus nunggu hujan dulu untuk panen sawah. Jadi kalo ditanya perihal potensi desa, yaa begini lah mbak biasa saja tidak ada yang istimewa atau yang bisa di katakan potensi khusus atau keunggulan.”

Untungnya warga setempat mensiasati kesulitan bercocok tanam dengan berternak. Mayoritas warga Desa Ambat memiliki hewan ternak sebagai tambahan pekerjaan sekaligus penghasilan di musim jual hewan. Hewan ternak yang biasanya mereka pelihara sebagian besar adalah kambing dan sapi. Namun tidak dapat dipungkiri, permasalahan ketersediaan pakan ternak pun juga menjadi salah satu kesulitan untuk warga Ambat. Lagi-lagi permasalahan krisis air juga menjadi kendala dalam melakukan tiap aktivitas di desa.

0 komentar:

Posting Komentar